Mengisi Gizi Rohani

Oleh: Muhammad Amin

Dalam kehidupan serba modern sekarang ini, masyarakat bisa dikatakan sudah kelebihan gizi secara fisik. Gizi buruk atau kurang gizi sangat jarang terjadi, kecuali pada masyarakat di negeri-negeri miskin Afrka. Mayoritas masyarakat dunia justru kelebihan gizi, termasuk di Indonesia. Kesehatan fisik pun sangat diperhatikan. Jika gizi fisik sudah diperhatikan, biasanya masyarakat akan memperhatikan kesehatan fisik, yang justru dengan mengurangi asupan makanan.

Tapi soal gizi rohani, masih jarang yang memperhatikannya dengan baik. Maka mereka kekurangan gizi rohani, bahkan sakit secara mental, tetap saja mereka tak peduli. Kurang peka pada orang, emosional, tak sabar, suka iri dan dengki, adalah sejumlah sakit rohani yang dimulai dari kekurangan gizi rohani. Padahal ini sangat berdampak pada kehidupan seseorang. Ia bukan hanya berdampak pada nilai spiritual seseorang dan urusannya dengan akhirat, tapi juga dunia. Bahkan kekurangan gizi spiritual sesungguhnya bisa berdampak pada fisik. Orang yang pemurah biasanya akan selalu hidup bahagia, disukai orang. Sebaliknya orang yang pelit, tak mau berbagi, akan dijauhi orang. Itu adalah contoh kecil saja.

Buku Gizi Spiritual; Sebuah Motivasi Islam untuk Generasi Muslim memuat tema-tema menarik seputar Islam sebagai bekal motivasi umat, khususnya genarasi muda muslim, dalam meningkatkan kualitas diri menyongsong kebangkitan Islam di masa depan. Penulis buku ini mengajak kepada kita semua untuk terus menebar energi positif dan meninggalkan tanda di alam semesta berupa karya yang bermanfaat bagi sesama.

Buku ini ditulis dengan bahasa yang singkat dan lugas melalui kata kunci buah-buahan, semisal apel (ayo pelajari Al-quran),  atau jambu (Jaga Iman dalam Kalbu). Tulisan dari salah satu motivator muslim ini mungkin bisa menjadi salah satu rujukan bagi mereka yang haus pada buku-buku motivasi Islam. Bisa dikatakan, buku ini memiliki gizi yang cukup tinggi untuk dikonsumsi.

Gizi Spiritual

Penulis : N Faqih Syarif

Penerbit : Emir, Jakarta

Cetakan : Pertama, 2018

Tebal : xiv + 178 Halaman


Sumber : Harian Umum Riau Pos

Most Read Articles

esis emir