Panduan Anti Merokok untuk Pelajar, Guru, dan Orang Tua

PREVELENSI merokok di Indonesia saat ini sudah mengkhawatirkan. Sepertiga masyarakat Indonesia saat ini adalah perokok. Bahkan perokok usia di bawah 15 tahun di Indonesia saat ini termasuk terbesar di dunia setelah China dan India.

Hal ini sekali lagi membuktikan bahwa usia anak adalah usia paling rentan terhadap paparan rokok dan zat adiktif lainnya. Untuk itu, buku ini sengaja dihadirkan sebagai salah satu ikhtiar dalam menjamin pemenuhan hak dasar anak di bidang kesehatan, serta perlindungan khusus dari paparan asao rokok serta zat adiktif yang bisa mengganggu tumbuh kembang anak secara wajar.

Sekalipun isinya tidak terlalu tebal, buku cukup lengkap dalam meliput dan memandu anak dan remaja, terutama anak yang masih berada di bangku sekolah, agar berkembang menjadi pribadi-pribadi yang anti rokok.

Selain itu, buku ini juga mengulas berbagai hal terkait dengan perlindungan anak dari bahaya merokok. Dimulai dengan pembahasan mengenai jaminan konstitusi, dan beberapa kebijakan yang harus dilaksanakan; aktivitas merokok dalam timbangan agama, pengembangan kawasan tanpa rokok (KTR) dan implementasinya di lingkungan pendidikan; dampak negatif dan bahaya yang ditimbulkan dari aktifitas merokok; faktor penyebab ketertarikan untuk merokok; serta tips mencegah agar tidak merokok dan tips untuk berhenti dari kegiatan merokok, baik untuk guru, orang tua, maupun pelajar dan remaja.


Keunggulan produk:

Buku ditulis oleh Lembaga Resmi Pemerintah RI di bidang Perlindungan Anak: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Judul buku begitu powerful dan langsung kepada sasaran.

Sumber: Resensi Buku Harian Ujung Pandang Ekspres



Most Read Articles

esis emir