Mengasah Talent bersama Erlangga Talent Week

PDFPrintE-mail

Saya yakin setiap individu terlahir dengan kelebihannya masing-masing, problemnya adalah kesadaran untuk menggali potensi yang ada dalam diri yang menghambat seseorang untuk terus mengasah kelebihannya. Setiap generasi punya caranya sendiri untuk berkembang terutama kaitannya dengan perkembangan teknologi.
Erlangga Talent Week 2019

Saat ini kita sering mendengar istilah generasi Millenial dan Generasi Y. Namun untuk generasi yang lahir tahun 1995-2010 kita sebut dengan Generasi Z. Anak-anak generasi Z sangat identik dengan akses internet yang tinggi, termasuk didalamnya penggunaan media sosial. Akses informasi yang mudah dan cepat tentu mendukung keberagaman bakat dan talenta yang mereka miliki. Atas dasar inilah Erlangga Talent Week (ETW) 2019 hadir dengan menyuguhkan berbagai aktivitas perlombaan, unjuk bakat dan kreativitas, hiburan, serta pameran buku pendidikan/referensi belajar/literasi bagi siswa, guru, orang tua dan masyarakat umum.

Ada beragam perlombaan yang bisa diikuti oleh pelajar SD, SMP, SMA, SMK sederajat. Diantaranya berupa Erlangga English Speech Contest, Modern Choir, Traditional Dance dan Battle of The Band. Mereka semua akan bersaing menjadi yang terbaik di Erlangga Talent Week 2019.
Selain ajang lomba yang terselenggara di ETW ternyata kita juga bisa mengikuti beragam talkshow. Salah satu talkshow yang saya ikuti yaitu mengenai penulisan naskah bersama ACHI TM. Beliau adalah penulis 32 buku dan lebih dari 200 skenario TV yang sudah dibuat. Beliau tidak segan-segan untuk membagi beragam tips agar naskah yang kita buat diterima penerbit, dalam hal ini Erlangga tentunya.

Achi TM penulis 32 buku dan 200 skenario TV.

Misalnya saja gimana sih untuk buat novel? Apa saja yang mesti diperhatikan. Menurut kak ACHI TM banyak para calon penulis yang lemah dalam hal pengembangan karakter dan plot. Ketika kita yakin bahwa novel kita sudah bagus banget, tetapi ketika sampai ke editor ternyata konfliknya datar banget, tidak ada kejutannya. Hal-hal seperti ini yang mesti diperhatikan. Terus jangan mudah putus asa ketika tulisan kita ditolak penerbit, mungkin saja tidak sesuai dengan selera si editornya. Intinya jangan pernah ragu untuk mencoba untuk menawarkan naskah ke penerbit Erlangga.
ADVERTISEMENT
Bicara mengenai buku-buku Erlangga ternyata sudah sejak lama lho Erlangga menerbitkan Novel selain tentu saja buku-buku pelajaran yang sudah dikenal masyarakat luas. Jika novel sudah terbit tentu saja penulis akan mendapatkan reward berupa royalty atas karyanya. Erlangga merupakan salah satu penerbit yang memiliki laporan rutinitas yang transparan, apalagi mereka mempunyai tim marketing yang bagus dalam hal pemasaran bukunya.
Mengasah bakar anak di Erlangga Talent Week 2019

Yuk mulai sekarang sudah saatnya kita kembangkan potensi yang ada, misal teman-teman hoby menulis gak ada salahnya diajukan kepenerbit untuk naskahnya karena kak ACHI TM saja sudah biasa ditolak editor saat awal-awal merintis. Intinya jangan ragu dan cobalah buat sesuatu yang beda juga, misal sesuatu yang unik yang jarang ada dipasaran. Teruslah berkarya dan menginspirasi.

Sumber: kumparan.com

Most Read Articles

esis emir