Workshop: Metode Pembelajaran Bahasa Mandarin Terkini

PDFPrintE-mail

Bahasa Mandarin merupakan  bahasa internasional kedua setelah bahasa Inggris. Bahasa Mandarin digunakan oleh lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia sehingga mempelajari bahasa ini akan memungkinkan kita berkomunikasi lancar dengan seperlima populasi dunia. Popularitas Bahasa Mandarin semakin meningkat seiring dengan semakin menguatnya  perekonomian China yang kini menjadi kekuatan utama ekonomi di Asia bahkan di dunia. 

Peminat Bahasa Mandarin di Indonesia semakin meningkat. Kini, banyak sekolah di Indonesia yang mengajarkan Bahasa Mandarin sebagai muatan lokal dan diajarkan dari mulai tingkat sekolah dasar hingga tingkat sekolah menengah.

Untuk mendukung gairah belajar Bahasa Mandarin ini, PT Penerbit Erlangga mengadakan workshop untuk guru-guru Bahasa Mandarin. PT Penerbit Erlangga mendatangkan secara langsung Dr. Jiang Aoshouang, ahli Bahasa Mandarin dari Minzu University of China, sekaligus sebagai Kepala Bagian Pengajaran dan Riset dari Metodologi Pengajaran Bahasa Mandarin. Ia juga menjadi penulis buku yang berjudul On the Development of Chinese books for Children and Teaching Model of Short-Term Class for Children dan mendapatkan penghargaan sebagai “The Innovation Award” pada International Meeting for Chinese Teaching. 

Dr. Jiang Aoshuang  berbagi pengalaman dengan para guru Bahasa Mandarin di Lamongan (Jawa Timur).  Workshop yang dilaksanakan pada 27 Mei 2011 di Gedung Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan ini,  dihadiri sekitar 130 guru Bahasa Mandarin. Mereka mendapatkan pengetahuan dan metode baru dalam mengajarkan Bahasa Mandarin untuk usia anak-anak. Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Bapak H.Mustofa memberikan kata sambutan dan sekaligus membuka acara workshop tersebut.

Dr. Jiang Aoshuang  berbagi pengalaman juga dengan guru-guru Bahasa Mandarin di Jakarta. Ketika memberikan materi di Hotel Ciputra Jakarta pada 28 Mei 2011,  ia mengemukakan bahwa metode pembelajaran Bahasa Mandarin akan lebih menarik minat siswa jika dilakukan dengan berbagai bentuk permainan. “Bentuk permainan akan membangkitkan anak-anak untuk belajar Bahasa Mandarin”, begitu yang diungkapkan Elisa Lim,  guru BPK Penabur Kelapa Gading, yang turut hadir bersama 154 guru Bahasa Mandarin dalam workshop ini.

Most Read Articles

esis emir