Unair Terima Donasi untuk Kembangkan Vaksin Covid-19

PDFPrintE-mail

JUMLAH pasien positif covid-19 di Indonesia terus meningkat. Data per 16 April 2020 menunjukkan angka 5.516. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menahan laju pertumbuhannya, termasuk upaya pencegahan dan perawatan hingga pengembangan vaksin.

Untuk itu, Penerbit Erlangga menyalurkan bantuan kepada Universitas Airlangga Surabaya dan Tim Penelitian Covid-19 Sumatra Utara dalam rangka mendukung kampus mengembangkan vaksin covid-19. Demikian disampaikan Assistant Managing Director Penerbit Erlangga Rikki L Tobing.

"Kami menyerahkan bantuan berupa uang sebesar Rp50 juta. Donasi tersebut diserahkan oleh Kepala Cabang Penerbit Erlangga Surabaya Subekti dan diterima oleh Rektor Unair Prof M Nasih," kata Rikki dalam keterangan pers yang diterima Media Indonesia, Kamis (16/4/2020).

"Donasi untuk Tim Penelitian Covid-19 Sumatra Utara diserahkan oleh Kepala Cabang Erlangga Medan, Tagon Gurning, dan diterima oleh Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging (PIE) Provinsi Sumatera Utara, dr. Restuti Hidayani Saragih, Sp. Pd, K-PTI, Finasim, M. H. (Kes)," ujar dia.

Ia menambahkan, bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk Universitas Airlangga dan Tim Penelitian Covid-19 Sumatra Utara. Pihaknya juga akan memberikan bantuan kepada kampus atau lembaga lain yang melakukan penelitian dan pengembangan vaksin covid-19.

“Harapan kami vaksin covid-19 ini dapat segera ditemukan agar keadaan bangsa dan negara bisa kembali normal sehingga proses pembangunan bisa berlanjut, dan perekonomian rakyat bisa kembali berjalan,” paparnya.

Selain itu, Erlangga Group juga menyerahkan sumbangan kepada Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) guna membantu tenaga kesehatan dalam merawat dan mengobati pasien covid-19 sebesar Rp50 juta.

Erlangga juga telah memberikan ribuan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga kesehatan di rumah sakit.

“Selain APD kami juga memberikan, vitamin, susu, dan snack sehat, sehingga daya tahan tubuh mereka juga tetap terjaga. Donasi kami salurkan ke 16 rumah sakit rujukan di Jabodetabek dan luar Jabodetabek yakni Semarang dan Bali,” tambah Riki. (RO/A-3)

Sumber: mediaindonesia.com

Most Read Articles

Acara Akan Datang


esis emir