Pengelolaan Kegiatan Pembelajaran PAI

BUKU ini juga membahas beberapa pendekatan dalam pembelajaran PAI, antara lain: pendekatan sistematik, pendekatan kontekstual, pendekatan integralistik, pendekatan tematik, pendekatan saintifik, dan pendekatan inquiry.

Belajar bukan hanya beroientasi pada pembentukan sifat, sikap, perilaku, karakter, bahkan lebih jauh lagi, dalam rangka membentuk kepribadian.

Ada beberapa dan berbagai teori yang menawarkan konsep belajar, namun belum ada satupun teori yang mampu memberikan pemecahan terhadap permasalahan belajar secara tuntas hingga hari ini. Semua teori itu masih menyisakan kelemahan tertentu sehingga hanya mampu memecahkan sebagain dari kompenan belajar.

Tingkat kompleksitas pembelajaran pendidikan agama islam (PAI) sangat tinggi karena banyak ajaran islam yang berbentuk doktrin, dogma, persoalan metafisik atau metaempiris, melibatkan keyakinan sebelum mengalami (apriori), menyangkut berbagai dimensi, melibatkan penguasaan Bahasa Arab, dan penuh pereaturan yang mengikat secara teologis melalui berbagai ancaman kendatipun juga terdapat janji-janji yang memberikan harapan masa depan.

Pembelajaran PAI membutuhkan manajernya yang kokoh. Sebuah manajemen yang efektif bukan saja dalam memberikan pengetahuan agama Islam kepada peserta didik, tetapi juga mengamalkan pengetahuan agama Islam yang dimiliki itu dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah, rumah maupun masyarakat.

Manajemen pembelajaran PAI bisa diimplementasikan di lembaga pendidikan Islam nonformal dan dimaksudkan khususnya di lembaga pendidikan formal maupun lembaga pendidikan Islam formal, maka dalam buku ini dibahas mengenai manajemen kelas pembelajaran agama Islam. Apabila kegiatan belajar yang dilakukan oleh individu saja mengalami dan merasakan berbagai kesulitan makin tinggi pada kelas pembelajaran agama Islam.

Pada bagian lain, manajemen pembelajaran agama Islam berusaha memberikan strategi dalam mengelola pembelajaran ilmu agama Islam baik pembelajaran ilmu Alquran, hadis, akidah, kalam, ushul fiqih, fiqih, filsafat Islam, akhlak, tasawuf, sejarah kebudayaan islam, dan Bahasa Arab. Rincian pembelajaran ilmu-ilmu ini hanya sekedar membatasi pembahasan di dalam buku ini.

Kemudian, pembelajaran agama Islam meliputi pembelajaran PAI, maka manajemen pembelajaran agama Islam juga meliputi manajemen pembelajaran PAI. Kehadiran konsep manajemen pembelajaran PAI sangat ditunggu-tunggu oleh pendidik PAI guna mengefektifkan tugas utama mereka dalam mengkondisikan pembelajaran yang kondusif, lantaran problem dalam pembelajaran PAI sangat rumit.

Rumitnya problem pembelajaran PAI, maka dalam buku ini dijabarkan manajemen pada kompenen-kompenen pembelajaran PAI tersebut, baik manajemen materi pembelajaran PAI, manajemen peserta didik dalam pembelajaran PAI, manajemen sumber belajar dalam pembelajaran PAI, manajemen media pembelajaran PAI, manajemen metode pembelajaran PAI, hingga manajemen evaluasi pembelajaran PAI. Masing-masing manajemen ini memiliki tujuan khusus.

Manajemen komponen pembelajaran PAI ini kurang maksimal manakala tidak didukung oleh pendekatan-pendekatan pembelajaran PAI yang efektif. Ada beberapa pendekatan yang dipilih dan diberikan penguatan dalam pembelajaran PAI, yaitu pendekatan sistematik, kontekstual, integralistik, tematik, saintifik, dan inquiry. Pendekatan-pendekatan ini cukup relevan dalam menampilkan model pembelajaran PAI yang responsive terhadap dinamika masyarakat, terutama generasi milenial, sebagai akibat langsung maupun tidak langsung dari perkembangan sains dan teknologi modern sekarang ini. Melalui pendekatan-pendekatan tersebut, citra PAI tidak lagi ketinggalan zaman tetapi mampu menyesuaikan diri secara fleksibel dengan perkembangan zaman.

Judul: Manajemen Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI)

Penulis: Prof. DR. Mujamil Qomar, M. AG

Penerbit: Emir Cakrawala Islam

Terbit: 2018

Tebal: XX + 264 Halaman

Sumber: Harian Fajar Makassar


Most Read Articles

esis emir