Pendidikan Karakter di SMA/MA

Buku panduan PPK ini diharapkan menjadi panduan khususnya generasi muda dalam menerapkan nilai-nilai pancasila untuk mewujudkan pendidikan karakter.

Buku ini menjabarkan bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Nilai-nilai relijius, nasionalis, mandiri, gotong-royong dan integritas dijelaskan secara sistematis dalam bentuk penjelasan nilai-nilai penerapannya di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat, contoh contoh kisah inspiratid terkait nilai-nilai tersebut serta hikmah yang dapat diambil dari kisah inspiratif tersebut.


Bab 1 bertemakan Religius Pondasi Karakter Bangsa Dalam Agama Islam, religius identik dengan takwa, yaitu menjalankan segala perintah dari Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya juga diartikan menjalankan ajaran agama secara menyeluruh (kaffah).

Kalian sebagai generasi Z tentu membutuhkan figur atau tokoh agama yang dapat membimbing dalam belajar ilmu agama dan memberikan teladan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai religius tidak bisa diperoleh hanya dengan membaca buku atau materi dari internet.

Ketika nilai-nilai religius diamalkan dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat, maka muncul semangat menyayangi sesame manusia, menjaga keharmonisan, bermasyarakat, dan semangat untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa.

Secara umum, pengertian nasionalisme adalah paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah Negara yang memiliki tujuan atau cita-cita bersama untuk kepentingan nasional.. bahasan ini merupakan tema di Bab 2 Nilai Nasionalisme Perekat Kemajuan Bangsa.

Menurut presiden RI pertama Bapak Soekarno, nasionalisme merupakan pilar kekuatan bangsa-bangsa yang terjajah untuk memperoleh kemerdekaan Negara Indonesia, nasionalisme identik dengan perjuangan melawan dan mengusir penjajah.

Dalam pembukaan UUD 1945 pemerintah memiliki peranan sentral dalam meningkatkan jiwa nasionalisme untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Jadi, semangat nasionalisme bangsa Indonesia dapat diukur dari pencapaian tujuan terbentuknya Negara Kesatuan Repulik Indonesia.

Tema Mandiri dikupas di Bab 3. Mandiri adalah sikap untuk tidak tergantung kepada orang lain. Orang yang mandiri identik selalu berusaha, bekerja, belajar, dan memecahkan masalahnya sendiri tanpa meminta bantuan orang lain. Kemandirian tidak muncul begitu saja, namun dilatih sejak dini.

Tantangan di era globalisasi ke depannya sangat besar. Kamu sebagai generasi masa depan bangsa yang selalu bisa beradaptasi sesuai perkembangan. Perilaku mandiri dapat dibentuk dengan selalu belajar dan berusaha meningkatkan mental dan kemampuan diri. Dengan pribadi yang kuat dan kemampuan diri yang mumpuni diharapkan segala permasalahan dapat secara bijaksana diselesaikan dengan baik.

Pembahasan tentang Gotong Royong diurai di Bab 4. Budaya hidup gotong royong telah diterapkan oleh nenek moyang kita, karena gotong royong adalah ciri  khas kepribadian bangsa Indonesia. Gotong royong menjadikan kehidupan manusia Indonesia lebih damai dan sejahtera. Gotong royong merupakan bagian da kegiatan pembangunan di masyarakat, bangsa dan Negara.

Salah satu sifat bangsa Indonesia yang sangat menunjang kehidupan bermasyarakat adalah kekeluargaan dan gotong royong yang tumbuh bersama karea banyak mengandung nilai luhur,. Poin penting dalam gotong royong adalah tersirat rela berkorban, tanpa pamrih, rasa saling membantu, mengutamakan kepentingan umum, dan rasa senasib.

Sebagai penutup, di Bab 5 membahas tema Integritas sangat diperlukan dalam semua lini kehidupan. Integritas adalah kesesuaian Antara perkataan dan perbuatan. Jangan mudah mengucapkan janji bila merasa tidak akan sanggu menepati. Butuh komitmen kuat untuk melaksanakan integritas.

JUDUL: PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER (PPK) UNTUK GURU DAN SISWA SMA/MA

PENULIS: OCTEN SUHADI

PENERBIT: ERLANGGA

TERBIT: 2018

TEBAL: VII+216 HALAMAN

Most Read Articles

esis emir