Gerakan Literasi Na...
 

Gerakan Literasi Nasional  


ABDULLAH YAASIN ISA
Posts: 2
(@yasin11nya)
New Member
Joined: 5 bulan ago

Apa itu Literasi?

Literasi merupakan kualitas atau kemampuan melek huruf/aksara yang di dalamnya meliputi kemampuan membaca dan menulis. Namun lebih dari itu, makna literasi juga mencakup melek visual yang artinya “kemampuan untuk mengenali dan memahami ide-ide yang disampaikan secara visual (adegan, video, gambar)."

Jadi, sudah sejauh mana kemampuan memahami suatu informasi pada keselurahan masyarakat Indonesia?

Kemampuan membaca, berhitung dan pengetahuan sains anak-anak Indonesia berada di bawah Singapura, Vietnam, Malaysia dan Thailand berdasarkan hasil tes PISA (The Programme for International Student Assessment) di urutan 64 dari 72 negara yang dirilis Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2016.

Sementara 70% orang dewasa di Jakarta hanya memiliki kemampuan memahami informasi dari tulisan pendek, tapi kesulitan untuk memahami informasi dari tulisan yang lebih panjang dan kompleks. Dan 86% orang dewasa di Jakarta hanya dapat menyelesaikan persoalan aritmetika yang membutuhkan satu langkah, tapi kesulitan menyelesaikan perhitungan yang membutuhkan beberapa langkah.

Berdasarkan laporan berjudul “Skills Matter” yang dirilis OECD pada tahun 2016, berdasarkan tes PIAAC, tingkat literasi orang dewasa Indonesia berada pada posisi terendah dari 40 negara yang mengikuti program ini.

Tes PIAAC, menemukan bahwa hanya 1% orang dewasa di Jakarta yang memiliki tingkat literasi yang memadai (Level 4 dan 5). Orang dewasa dengan tingkat literasi level 4 dan 5 dari tes PIAAC, dapat mengintegrasikan, menafsirkan, dan mensintesis informasi dari teks yang panjang yang mengandung informasi yang bertentangan atau kondisional. Dan hanya 5.4% orang dewasa di Jakarta memiliki tingkat literasi pada level 3, yaitu dapat menemukan informasi dari teks yang panjang.

Selain itu, pada tahun 2016, Central Connecticut State University merilis hasil “The World Most Literate Nation Study”. Studi ini selain menggunakan hasil penilaian PISA juga menambahkan ketersediaan dan ukuran perpustakaan serta akses terhadap informasi. Dari 61 negara yang diteliti, Indonesia berada pada posisi ke-60 di atas Botswana. Untuk kawasan ASEAN posisi Indonesia berada di bawah Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Solusinya?

  1. Memperbanyak perpustakaan dan membuka perpustakaan 24 jam di tiap Ibukota Provinsi.
  2. Mensubsidi buku non-fiksi.
  3. Menjaga kualitas mengajar setiap guru agar mengajar berdasarkan materi yang berkonsep bukan sekedar menghapal dan berusaha semaksimal mungkin agar siswa paham dan mau belajar atas kehendaknya sendiri.
  4. Infrastruktur ruang kelas untuk belajar dan lab. komputer yang memadai serta perpustakaan sekolah yang memiliki buku bacaan yang diperbaharui tiap bulannya.
  5. Mewajibkan membaca 25 judul buku untuk pelajar SMA sederajat tiap tahunnya dam sebanyak 15 judul buku untuk pelajar SMP sederajat.

  6. Keluarga dan Lingkungan tempat tinggal yang mendukung rasa ingin tahu akan "Ilmu Pengetahuan" bagi setiap anak di Indonesia dengan membatasi diri dalam urusan bermain yang berlebihan & bersenang-senang yang melewati batas.
  7. Mengarahkan setiap pemuda/i agar berorganisasi di bidang yang disukai dan berorientasi memenuhi rasa penasaran mereka ke arah yang lebih baik menuju capaian visioner dirinya.
  8. Pemenuhan kebutuhan gizi seimbang agar optimal dalam pembelajaran.
2 Replies
Bunga Fitriyanti, S.Pd
Posts: 4
(@bungafitriyanti)
New Member
Joined: 5 bulan ago

Gerakan Literasi Nasional adalah gerakan meningkatan gemar membaca, menulis dan berbicara. Gerakan meningkatkan kemampuan bahasa agar Indonesia dalam hal ini tidak ada lagi yang buta aksara. Meningkatnya literasi , meningkat pula kemampuan bahasa sehingga masyarakat Indonesia bisa bersaing dengan dunia luar dan mampu memecahkan permasalahan hidupnya dengan apa yang sudah dia pelajari dari literasi. 

Gerakan yang pernah saya ikuti adalah gerakan membaca seluruh siswa se Kota Bandung dan Gerakan Menulis Puisi Siswa SD Bandung dengan Bapa Menteri Pendidikan di Gor Arcamanik .

Reply
al firdaus
Posts: 4
(@alfi-firdaus12)
New Member
Joined: 4 bulan ago

Membaca adalah kebutuhan semua pihak di saat ini apalagi era modern. Jika kita tidak punya program yang menarik untuk dibaca oleh anak-anak generasi kita maka mereka sulit untuk maju. Karena kemajuan di bidang apa-pun berasal dari membaca. Dengan membaca kita banyak tahu dari banyak tahu kita mulai mencoba sesuatu. Dari mencoba sesuatu kita akan menemukan hal yang baru. Oleh sebab itu, membaca menjadi sangat penting untuk kemajuan bangsa Indonesia. Agar generasi kita cerdas dan berkemajuan untuk membangun Indonesia.. mari terus membangun dan bergerak dalam dunia literasi. 😀  

Reply
Share:
  
Working

Please Login or Register