8 Mei 2019 Makna Dalam Pentingnya Literasi

Makna Dalam Pentingnya Literasi

andiloope | Kontes Foto Hari Buku Sedunia 2018

Pada dasarnya literasi adalah suatu kemampuan indivudu dalam melakukan menulis, membaca, berhitung, menghafal dan lain sebagainya. Jadi, seseorang bisa disebut memiliki kemampuan literasi jika ia sudah mendapatkan kemampuan dasar dalam membaca, menulis, menyimak, merespons, serta memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu. Sehingga dengan demikian kita juga tahu bahwa kemampuan tersebut merupakan pengembangan dari makna literasi selanjutnya.

Akan tetapi, data dari berbagai riset menunjukkan bahwa tingkat literasi masyarakat kita, khususnya pelajar masih rendah. Hasil penelitian Programme for International Student Assessment (PISA) menyebut, budaya literasi masyarakat Indonesia pada 2012 menempati urutan ke-64 dari 65 negara.

Pada penelitian yang sama, PISA juga menempatkan posisi membaca siswa Indonesia di urutan ke-57 dari 65 negara yang diteliti. PISA menyebutkan, tak ada satu siswa pun di Indonesia yang meraih nilai literasi di tingkat kelima, hanya 0,4 persen siswa yang memiliki kemampuan literasi tingkat empat. Selebihnya di bawah tingkat tiga, bahkan di bawah tingkat satu.

Menyikapi hal tersebut, sejak  tahun 2016 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggiatkan Gerakan Literasi Nasional (GLN) sebagai bagian dari implementasi dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti.

Gerakan Literasi Nasional merupakan upaya untuk memperkuat sinergi antarunit utama pelaku gerakan literasi dengan menghimpun semua potensi dan memperluas keterlibatan publik dalam menumbuhkembangkan dan membudayakan literasi di Indonesia. Gerakan ini akan dilaksanakan secara menyeluruh dan serentak, mulai dari ranah keluarga sampai ke sekolah dan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Untuk semakin menggalakan Gerakan Literasi Nasional ini, maka perlu dibentuk suatu kelompok kerja untuk mengkoordinasikan berbagai kegiatan literasi yang dikelola unit-unit kerja terkait. Seperti Gerakan Literasi Masyarakat (GLM), yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Ditjen PAUD Dikmas), dan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah untuk meningkatkan daya baca siswa dan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menggerakkan literasi bangsa dengan menerbitkan buku-buku pendukung bagi siswa yang berbasis pada kearifan lokal.

Dalam meningkatkan Gerakan literasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab semua pemangku kepentingan termasuk dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi sosial, pegiat literasi, orang tua, dan masyarakat. Oleh karena itu, pelibatan publik dalam setiap kegiatan literasi menjadi sangat penting untuk memastikan dampak positif dari gerakan peningkatan daya saing bangsa.

Di-tag pada:

Satu tanggapan untuk “Makna Dalam Pentingnya Literasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *