Yang Tidak Berpuasa Mencari Makanan Saat Ramadhan

kontes cerita ramadhan emirPada bulan ramadhan kali ini , saya tidak berniat untuk liburan bersama keluarga dan pulang ke kampung halaman. Saya memutuskan untuk tetap di kostan saya walaupun sudah liburan kuliah karena ada suatu hal yang saya harus kejar yaitu impian saya di 3 bulan liburan semester ini. Di bulan Juni tahun ini bertepatan dengan bulan Ramadhan dan pastinya umat Muslim melakukan puasa. Dan saya kebetulan tidak melaksanakan ibadah puasa , maka dari itu pada saat bulan Ramadhan saya kebingungan mencari tempat makananan dan minuman. Pada pagi hari , saya mencari makanan ternyata di sekitaran kostan saya hanya ada satu pilihan yaitu warung tegal (warteg) yang pastinya sudah tertutup dengan kain agar menghargai yang sedang melaksanakan ibadah puasa. Selama bulan Ramadhan kali ini , dari makan pagi sampai makan siang ,saya harus makan di warteg tersebut dan tidak ada pilihan lain. Walaupun tidak merasa puas tapi saya mendapat hikmah dari itu bahwa saya seharusnya bersyukur masih ada umat Muslim yang seharusnya melaksanakan ibadah puasa yang menghargai orang-orang yang tidak berpuasa dengan membuka warungnya sambil mencari rezeki di bulan Ramadhan ini. Saya sempat kecewa dengan berita yang beredar akhir-akhir ini ,yang mengatakan bahwa di salah satu daerah di Indonesia terdapat Peraturan Daerah (Perda) yang tidak memperbolehkan untuk membuka tempat yang menjual makanan dan minuman di bulan Ramadhan pada siang hari. Sebenarnya itu adalah kebebasan dari pemerintah daerahnya sendiri yang membuat keputusan dan pasti sesuai kehendak rakyatnya. Tapi orang-orang yang tidak berpuasa seperti orang non-muslim, orang muslim yang sedang sakit , masih anak-anak atau hamil ketika tidak ada yang masak di rumah pasti memerlukan warung yang menjual makanan ini untuk memberikan energi bagi mereka dalam menghadapi kesehariaannya. Dan menurut saya dengan warung yang ditutup dengan kain sudah cukup untuk menghargai yang puasa. Selain itu, pemilik warteg itu mungkin tidak ada pilihan lain untuk mendapatkan rezeki di bulan Ramadhan ini dan kita seharusnya memaklumi itu. Selain dari kebingungan akan pilihan mencari makanan di bulan Ramdhan itu , saya juga belajar untuk berpuasa beberapa hari dengan metode tidur dari pagi hari sampai sore hari akibat begadang , menghemat uang kiriman , diet dan respek tentunya. Dengan melakukan kegiatan yang agama lain lakukan khususnya puasa umat Muslim dan tentunya tidak menyimpang dengan hukum agama yang saya anut, menurut saya itu adalah respek tentang toleransi beragama dan hubungan antar agama yang sesungguhnya. Dan pastinya ada rasa penasaran mengenai ibadah puasa ini yang secara fakta menyehatkan metabolisme kita. Ketika saya memilih untuk tetap tinggal di kostan dan menikmati liburan sekitaran kostan saya serta dengan usaha meraih impian saya selain kuliah yang saya sedang tempuh sekarang ini. Kebetulan saya adalah seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri di Bandung. Saya mulai sadar bahwa toleransi dari diri saya sendiri itu mulai muncul ketika saya mulai mencoba ikut berpuasa walaupun hanya beberapa hari. Tapi saya mendapat hikmah dari itu semuanya. Di daerah saya ngekost ini saya merupakan kaum minoritas sedangkan di asal daerah saya penganut agama Islam dan Kristen hampir seimbang. Dan saya belum merasakan toleransi ,saat ini di asal daerah saya ,mungkin karena pada saat itu saya banyak bergaul hanya pada kaum saya saja. Tetapi saya telah berubah semenjak saya merantau dan melakukan tindakan yang saya anggap sebagai toleransi yang sesungguhnya. Saya mulai melihat dunia yang lebih luas selangkah demi langkah dan juga telah berpikir luas bahwa di dunia ini bukan hanya kaum saya saja atau daerah asal saya saja. Tetapi banyak yang harus dipahami dan dilakukan di dunia ini seperti melakukan toleransi antar agama dengan menghargai ataupun ikut bagian dengan agama lainnya yang tentunya tidak bertentangan dengan hukum agama yang kita anut.

Oleh: Gabriel Butarbutar

Dari: Bandung, Jawa barat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *